Wednesday, November 12, 2014

Si Bodoh yang Otaknya Rusak Karena Cinta, Padahal Mungkin Dia Sendiri Tidak Mengerti Apa itu Cinta

Posted by Blue Rose at 5:04 AM 0 comments
Salam kenal semua

Saturday, November 8, 2014

[Project 1: Loving you endlessly]

Posted by Blue Rose at 7:11 AM 0 comments
Inginnya mencintaimu tanpa henti
Tak ada batas, tak ada aturan
Aku adalah apa yang menentukan apa yang mau aku cintai

Tapi, apa boleh buat
Sebenarnya aku tidak mengerti apa itu cinta
Atas ke sok-tahu-an ku, pantaslah aku dihukum

Jika hukuman pernah dijatuhkan di dunia
Menurutku, cintalah bentuknya
Begitu sakit begitu perih dan begitu membunuh

Jadi, apa gunanya berhenti mencintaimu
Jika cinta itu suatu kesalahan yang pantas dihukum, hukumannya juga cinta, kan?
Aku maunya, mencintaimu tanpa henti

Walau manusia jauh disana sibuk tertawa sambil mengatakan
"Memangnya, dia akan pernah mencintaimu?"

Aku adalah penentu atas apa yang mau aku cintai. Jadi, aku mau mencintaimu walau ditertawakan.
Serela itu dipanggil "bodoh".

[GLITCH]

Posted by Blue Rose at 7:08 AM 0 comments
If live is ever had a glitch
It will be formed as love
The biggest glitch ever
In this world

Sunday, November 2, 2014

Ketakutan

Posted by Blue Rose at 3:02 AM 0 comments
Jujur saja
Aku takut akan hujan yang turun
Tanpa berhenti
Tanpa kepastian akan munculnya pelangi setelahnya

Bagian 3 : Merelakan (?)

Posted by Blue Rose at 2:43 AM 0 comments
Mungkinkah akhirnya saya sudah sampai bagian itu?
Bagian dimana saya seharusnya sudah sadar dari dulu
Bahwa jika kamu benar-benar menyayangi dia
Jika kamu menyukai sebuah bunga yang cantik
Kamu tidak akan memetiknya karena dia akan layu lalu mati

Jadi, ini bukan merelakan yang buruk
Berbeda dengan menyerah
Ini adalah merelakan bunga tersebut tetap di induknya
Sampai ia mekar sempurna
Lalu nanti ia mati sendiri karena umur tua

Bagian dimana, seharusnya saya sudah sadar
Bahwa kita seharusnya berjalan bersama
Bukan menariknya agar kita bertemu di satu titik
Sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan saya dan tidak akan pernah bertemu lagi

Ini adalah saatnya seharusnya saya tahu
Garis paralel memang tidak akan pernah bertemu
Tapi mereka berjalan bersama selamanya
Semoga aku dan kamu akan terus berjalan bersama selamanya

Kamu...
Semoga kamu bahagia selalu
Karena kamu paling manis saat tersenyum
Semoga takdir memang mengatakan bahwa kita akan terus berjalan
Sebagai garis paralel
Bersama selamanya

Tetaplah tersenyum
 

Bitterness Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea