Sunday, May 17, 2015

Dewa Palsu

Posted by Blue Rose at 3:21 AM 0 comments
Para pemuja yang berbaris duduk bersimpuh
Tangan ke atas menengadah mengenggam secarik doa
Padamu dewaku yang kupuja
Sang dewa berjalan turun dari singgahsananya
Kegagahan terpancar saat ia berjalan
Lamat-lamat, matanya mengarungi samudera manusia
Tampan tak terkira
Rupawan tanpa ampun
Pemujanya menggumam kagum
Tersentak nafas pada sang agung
Kecuali sang satu
Ia berdiri menatap dewanya
Yang ia puja dengan kasih
Ia menunduk perlahan, lembut, penuh hormat
Sang dewa berhenti, menatap pada sang hamba
Karena kata-kata yang keluar dari si hamba
Pemuja yang dirasa setia
Membangunkan ribuan pelamun
“Dewa Palsu”
Semua berdiri
Marah para hamba merajam dan marah
Sang satu berdiri tegak tenang
Menatap dewa dengan kasih
“Dewa Palsu”
Dewa terantuk jatuh terduduk
Ramai masih kemarahan pelamun
Hinaan dicecarkan tanpa ampun
Pemuja seribu tahun
Tanpa diketahui telah memuja dewa palsu
Tak pernah ada yang melihat bahkan tak ada juga saat itu
Saat hamba semua marah pada yang tak setia
Dewa duduk dan air mata mengalir dari matanya
Ia dewa palsu
Ia memang dewa palsu
Tidak ada yang sanggup menjadi dewa atau berpura-pura sekuat ia
Tak ada yang rela dicintai semua orang tanpa bisa mencintai seorangpun
Dewa duduk terantuk sedih menangis
Sang hamba yang satu masih menatap penuh kasih kasihan
Karena ia tahu rasanya jatuh cinta
Tanpa seseorang itu bisa mencintainya
Pada dewa palsu yang dicintai semua orang
Yang tak tahu akan kepalsuannya
Maka bertemulah
Dewa palsu dan pemuja sesungguhnya
Dalam terungkapnya kepalsuan dewa

Dewa palsu yang tak henti dipuja

Friday, May 1, 2015

Topeng Penari

Posted by Blue Rose at 7:48 AM 0 comments
Ada penari yang menari
Menyelami ribuan kata
Mengamuk memutar dan meracau
Merintihkan kekasihnya yang mati

Dia berlari dalam belitan tali kata
Bertopeng kayu
Menyembunyikan sedih sengsara
Tak ada yang bisa berkata selain sang dalang
"Anakku kehilangan jiwanya sendiri"

-Terinspirasi dari lagu salah satu pementasan Pagupon, "Topeng Bapang"

Ada yang mati saat itu dalam kerinduaan yang tak terobati

Posted by Blue Rose at 4:59 AM 0 comments
- Payung Teduh (Menuju Senja)
 

Bitterness Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea